#Random : My Walk with Jesus (part 2)

Hello semua! Setelah 3 tahun gw move out dr Singapore, akhirnya gw menulis lagi perjalanan hidup gw bersama Babeh di surga. Buat yang mau baca part 1 nya, boleh langsung aja yah klik di sini. hehe

Sebenernya gw agak bingung sih mau mulai dari mana ceritanya. Haha. Cuman kebetulan aja inspired to write another journey with God karena barusan denger a very good sermon from my church about ‘Waiting season’. A sermon that speaks a lot to me on how to wait faithfully and on what to do while waiting.

Buat yang belum tau, gw forgood dari Singapore di tengah tahun 2015. Lalu ambil kelas MC & TV presenter selama 3 bulan, dan cabut ke Taipei selama 8 bulan untuk belajar bahasa mandarin. Singkat cerita, akhirnya gw memberanikan diri untuk pulang ke Indonesia pertengahan tahun 2016.

Gw pulang ke Indonesia untuk mengejar mimpi gw sebagai MC & Presenter ternama di  dunia entertainment dan pertelevisian Indonesia. Yah, for some people, it may sound ridiculous. Heard a lot of discouragement from my surroundings, questions and statements like ‘Baru mulai sekarang, emang gak telat? Kamu kan chinese, Jen!  Mulai darimana, emang ada koneksi? Kan di Singapore enak, gajinya dollar!’ dan bermacam2 bentuk discouragement yang lainnya.

Dan betul aja sihh, semua pertanyaan dan statement di atas adalah realita kehidupan yang harus gw hadapi. Pulang ke Indonesia dengan tidak punya koneksi sama sekali di dunia entertainment sebenernya agak suicide mission. Haha.. Gimana nggak?

Dulu gw kerja di Singapore dengan gaji dollar + bonus yang menarik (menurut gw), terus pulang ke Jakarta dengan memulai kerjaan sebagai MC yang nggak tau kapan dapet job nya, dan gak pernah fix pendapatannya.

Bayangin aja, mid 2016 gw tebar semua CV dan portfolio gw ke semua EO / WO / Entertainment Band / TV yang gw bisa search di web / IG. Yes guys, gw liatin puluhan atau ratusan WO / EO dan kontek mereka satu persaty lewat DM / WA / Email. Udah kayak cari kerja deh, sehari gw menargetkan diri untuk kenalan ke at least 5 vendor selama 2 bulan. And you know what?!

Tahun 2016, gw cuman ada 5 JOB gengs.. Hahaha. Inget banget, Job pertama gw itu tanggal 1 Sept 2016 untuk sebuah press conference, di bulan October saya kosong, Bulan November ada 1 company event dan 2 wedding event, dan December itu bantuin acara natal komunitas kristen di Jakarta (dan ini pun gak di bayar karena pelayanan). Jadi bayangin aja, the income struggle was REAL! gw sampe diem-diem tuker uang SGD gw, karena malu woii minta bonyok lagi.. Haha.. Akhirnya standard nongkrong pun gw kurangin, less fancy lifestyle back then karena emang lagi gak bisa memenuhi standard ngafe temen2 gw di jakarta.

Tapi miraculously, di akhir tahun 2016, gw menang lomba VLOG dan berkesempatan ikutan shooting di TRANS TV, dan bisa dpt kesempatan LIVE Interview di NET TV. *sempet cerita juga dulu disini buat yang mau baca, Hehe*

Ya, kenapa gw bisa bilang itu miracle? It’s because something that i never thought or imagine before. I just randomly wrote down my 2016 wishes on my agenda when i was in Taipei, i even forget about it, but God did NOT forget and even Fulfilled it! It was a mind-blowing period for me.

Moving on to 2017. I thought being on TV will get me more coverage and jobs. Haha.. Ternyata saya salah. Mau jadi MC / Host kondang ternyata tidak segampang itu.. 2017 banyak ups and downs. a period whereby i prayed a lot, asking God if it’s really His calling. Karena sebulan paling cuman dapet 1 atau 2 job aja, belum lagi masih ada bulan yang kosong. Jadi struggle-nya pun masih bekelanjutan.

Sampai akhirnya di Bulan september 2017, tiba2 gw di kontek sama bridestory untuk MC di nikahan #haripatahhatinasional. Yes, another miraculous moment, dimana aku di percayakan buat jadi MC nya Raisa Hamish untuk pernikahan mereka di Bali. Di Bali, si cantik mba yaya dan mas ganteng hamish ada 2 events, yaitu event ‘wedding solemnisation’, event yang lumayan ke bule2-an gt, dimana ayah mempelai wanita menyerahkan anaknya ke mempelai pria, bertukar janji nikah, speech dari beberapa kerabat baik dst. Event kedua mereka adalah intimate dinner untuk keluarga dan kerabat dekat dari Hamish.

Kebetulan gw cuman MC prosesi acara sore hari aja, dan malam hari di take over oleh orang lain =)  Karena hampir satu Indonesia tau siapa itu Raisa Hamish, yah puji Tuhan gw kecipratan sedikit exposure deh dari mereka.. hehe..

Dari sana banyak bngt enquiry yang masuk untuk MC wedding. Tapi you know whatt?? Dari sekian banyak yang tanya dan deal, ternyata mereka tuh bukan approach gw karena gw MC Raisa Hamish. Purely karena mereka nemu profile gw di Youtube or IG. Hanya kebetulan aja, momentnya itu tepat setelah nikahan mba cantik dan mas ganteng ini.

Dari event ini gw bener2 baru bisa relate firman Tuhan di Proverbs 10:22

‘God’s blessing makes life rich; nothing we do can improve on God

Emang semua berkat itu datangnya dari Tuhan, mau elo susah payah kyk apa, kalo Tuhan gak kasih, yah elo gak akan dapet. Seperti weird moment yg gw alami,  Dimana gw expect orng2 pasti tau gw dari acaranya RaisaHamish, ternyata mrk bahkan gak tau gw ngemcee di Raisa Hamish. Haha..

Tapi, gw berasa sih Tuhan emang gak gampang. Gak berarti Tuhan kasih kita glory, kita bakal hidup enak all the way. Haha.. Tetep aja di kasih susah sama Tuhan, karena dia tau klo kita seneng terus, pasti lupa sama Doi. haha..

Percayalah, hidup gw gak seindah di Instagram. Gw banyak bngt ketemu temen2 lama, dan bnyk yg komen ‘enak yah Jen hidup lu skrng’, ‘ciyeh, udah jadi MC kondang nih’. Sekali lagi percayalah, hidup saya belum se-nikmat itu saudara2. haha.. Puji Tuhan yah sampe saat ini ada aja job yang Tuhan percayakan, walaupun belum sampe full jadwal setiap minggu atau bahkan setiap hari kayak beberapa MC hits yg saya tau. Tapi saya mau percaya dan aminkan, saya akan jadi MC / Presenter Kondang. Hehe

Entah kenapa, hari ini gw di ingatkan soal ini kembali. I remember someone prophesied this for me, right after i hosted that 2016 Christmas event :

‘What you got up there is God’s given skill, and i can see God through your talent, open up your bible to Isaiah 44:6 – I am setting you up as a light for the NATIONS, so that My salvation becomes GLOBAL

I was thinking, how God can use me for Nations? Even up till today, i got nothing really special to offer for Global Stage. and come on, jangankan Global, yang national aja belum ke cover.

Lalu di kothbah siang ini, i am being reminded again about this, ‘The waiting time’

the wait

I learnt that i must be patient and not giving up easily, cause in the kingdom of God, everything is about seasons. There’s a sowing season, waiting season, and reaping season. None of us likes to wait, but we have to wait, cause it’s how God works. even God have to wait to fulfil His destiny.

Just like the seeds that’s planted on the ground. It needs time to grow! and you need to plant as many seeds as possible, if you want to see a forest. Likewise with our life, when God already gives you His dream, you have to plant whatever things that is needed. Plant hard-work, goodness, generosity, kindness and love. Because it will grow and you will reap it with joy!

Kita gak akan pernah tau kebaikan apa yang kita perbuat di ‘waiting time’ kita itu bisa membuahkan apa, bisa aja itu jadi ‘the vessel’ untuk fulfil God’s destiny in our life.

Yah, dari sharing ini gw cuman mau ajak temen2 yg baca, yang lagi ‘in the waiting’ for JOHAN (Jodoh dari Tuhan), waiting for the right job, the right house, the right destiny, dll. untuk tetep plant good seeds in your life. Menabur kebaikan dimana-mana, cause God sees our attitude while we are waiting. I belive God doesnt like grumpy person, cause neither do we, right?

I am not good in waiting as well, but again i pray for humbleness, so i can still praise God and serve Him while waiting.

Jadi, Sama-sama semangat yahh gengss in pursuing God’s dream!

NEVER GIVE UP! WAITING IS JUST A SEASON!

Makasih udah mau bacain sharing yang panjang ini.. Hehe.. Have a blessed week ahead everyone! ❤

#Random : The Dream Chasers (2)

Sebelum kita lanjut sharing2.nya, ijinkan gw mengucapkan, Selamat Hari Nyepi untuk yang merayakan. Selamat Hari Libur buat temen2 yg lain!

Yakk, buat yang belom baca soal The Dream Chasers (1), langsung aja yaa klik disinii.. 

Mari lanjut part kedua. Untuk 2 orang yang akan gw ceritakan ulang sedikit kesaksiannya, mohon maaf dulu nih, yg kali ini akan lebih sedikit di banding Choky Sitohang. Kenapa? Karena kebetulan bang Chicco Jerikho dan Maruli Tampubulon tampil dalam edisi talkshow, sedangkan Choky ada sesi kesaksian sendiri di event kemarin. Jadi otomatis, ceritanya ga sedetail dan sepanjang blog entry yang kemarin..

Chicco Jerikho 

Kalau liat Chicco sekarang, kesannya hidupnya enak banget yahh. Terkenal, karir lancar, bahkan sempat menang piala citra aktor terbaik tahun 2014. Pasti hidupnya enak dehh..

Ternyata nggak lohh, semua orang sukses punya background.nya sendiri. Chicco emang dari kecil pengen banget jadi Aktor.  Pertama kali jalan menuju dunia akting terbuka, saat dia ikutan ajang pemilihan cover boy disuatu tabloid terkenal tahun 2000. Dari sana, mulai deh ada tawaran iklan dan sinetron. Akhirnya mulai-lah karir dia dari iklan dan sinetron.

He wanted more, dia ga mau stop sampai di iklan dan sinetron aja, lalu dia ikutan casting film layar lebar. Tapi ga pernah ada yg berhasil. Dia sampe mikir, apa emang dia ga jodoh ya sama film?

Akhirnya ketika dia berbaring di ranjang, tiba-tiba aja di mau worship Tuhan. dan munculah satu lagu yang dia ga pernah lupa sampai saat ini. Lagu itu adalah, ‘Ya Abba Bapa, Ini aku anakMu, Pakailah sesuai dengan rencanaMu’

Chicco mulai berserah, terserah Tuhan mau pakai dia dimana dan gimana. Hampir 15 tahun lebih berkarir, tapi nama dia baru booming belakangan ini. Itu juga menarik ceritanya.

Chicco adalah seseorang yang suka nonton film action, mimpinya dia adalah main film action. Tapi ga pernah dapet tawaran itu. Tiba-tiba disuatu hari, dapat tawaran main Film ‘Cahaya Dari Timur : Beta Maluku’, dia sempet bingung waktu itu. Karena dia sukanya film action, tapi di suruh mainnya film drama, orang maluku yang suka main bola.

Ironisnya, Chicco ga suka main bola sama sekali. Haha.. Tapi ya saat itu adalah Kairos-nya Tuhan. Waktu yang Tuhan ijinkan buat Chicco untuk bersinar. Akhirnya film yang menuntut Chicco keluar dari comfort zone dia, adalah film yang membawa dia ke Piala Citra 2014. Dari sana, tiba-tiba banyak banget tawaran main film. Dari dulunya yang di tolak banyak PH, sekarang malah terbalik.

Gw tuh sampe mikir, gila yahh, Chicco yang ganteng gt aja di tolak-tolak sama PH.. kita2 yang biasa aja gimana cobaa.. haha..

Setelah piala citra, munculah film filosofi kopi, Chicco memerankan Ben dengan watak yang sangat ambisius. Dia pun cerita kalo kadang watak itu suka muncul di kehidupan dia, soalnya kan udah diresapi banget. Jadi Chicco pun harus sadar betul, karakter dia sendiri itu gimana, dan ga di campur2 dengan karakter2 film yg dia perankan. Dan untuk balance semuanya itu, ya kembali lagi ke Tuhan, doa renungan harian setiap malam.

Gw pikir2 bahaya juga yaa aktor2 ini.. Kalo perannya baik sih gpp ya, berarti mempengaruhi yang baik juga dong di kehidupan dia. Tapi kalo yang kurang baik, berabe jugaaa mann.. pantesan yaa kayak Heath Ledger itu bisa bunuh diri gara2 depresi. Karena liat Chicco kemarin cerita aja, kayaknya agak susah buat ga mencampur karakter fiksi dan diri sendiri.

Disini, Chicco cuman nekenin arti kata process aja. Nikmatin semua process yang ada, yang enak dan yg kurang enak, dan Tuhan ga akan pernah kecewain semua mimpi-mimpi kita.

Maruli Tampubulon 

Abang yg punya suara super bagus ini, ga pernah mikir dia akan jadi penyanyi sebelumnya. Dia selalu sekolah dan sekolah. lulus SMA, dia langsung ke ausi untuk ambil s1 di bidang finance, dan s2 di bidang political science (kalo gw ga salah inget).

Pulang ke Indonesia, langsung kerja jadi junior lawyer di salah satu law firm di Jakarta. Di lawfirm tersebutlah, dia mulai discover talenta bernyanyi dia. Saat dia berserta boss dan temen-temen sekerja lainnya sedang lembur. Boss.nya mengambil waktu istirahat sejenak untuk mendengarkan sebuah lagu. Maruli sampai bingung, itu kertas2 kita numpuk banget dan sudah malam. kok bisa-bisanya yg lain menikmati musik sambil nyanyi2 dulu.. Ternyata ya memang begitu cara mereka untuk relaksasi di tengan gilanya pekerjaan mereka.

Ketika dia mendengarkan musik yang di play di malam itu. Maruli pun diam dan baru berpikir, ‘Iya yahh, gw kan suka nyanyi daridulu, kenapa gw ga coba jadi penyanyi aja ya?’

Ga lama kemudian, dia pun langsung tender dan bilang ke papanya, kalau dia mau jadi penyanyi. Lalu papa.nya pun bilang gini.

‘Ya terserah kau lahh.. Mau jadi tukang cat juga sana jadi tukang cat. Tapi jadi Tukang Cat yang Terbaik!’ yang di maksudkan papanya disini adalah, ya Maruli bisa jadi apa saja, asal yang terbaik di bidangnya.

Akhirnya dia pun coba-coba untuk terjun ke dunia tarik suara, dan puji Tuhan jalannya di bukakan terus. Dari duet dengan Syahrini dan Winky, sampai akhirnya bisa mengeluarkan lagu-lagu single, walaupun belom sampai jadi album.

Dari sana, opportunity ke dunia akting pun terbuka, dan sempat akting di salah satu sinetron NET tv, dan beberapa film.

Maruli cuman pesen, apapun yang kita lakukan, jadilah blessings untuk sekitar kita, pasti semua jalan di bukakan, karena fokusnya untuk jadi berkat buat orang lain.

Ya, kurang lebih begitu dehh soal cerita kedua abang ini.

Misalnya ada yang dateng juga ke event Kairos Movement kemarin, dan ada yang mau nambahin atau ngurangin. Silahkan banget lohh, karena ini hanya based on ingetan gw ajaa.. hehehe..

Semoga meng-inspirasi dan memberkati yaa.. Good night, people.. ❤

 

 

#Random : My Walk with Jesus

Beberapa hari belakangan ini gw mayand stress akan hari depan gw. Well, buat orang yang udah lama kenal gw, kyknya ini penyakit yg biasa yaa.. Hehe. Masa depan aja yg kyknya gw takutin..

Sehabis gw forgood dari singapore, gw mencari komunitas gereja baru di jakarta. Gw beneran melalang buana.. Iseng aja cobain beberapa greja dan komunitas di jakarta.

Beberapa minggu belakangan ini, gw sering ikut satu komunitas yg namanya **S*.. Dan mrk lagi bahas ‘Jesus teaching through events’.. Entah kenapa ini bener2 ingetin gw lagi ttng penyertaan Tuhan yg dasyat dalam hidup gw.

Gw bukan murid scholar, otak gw ga gt jalan buat bbrp mata pelajaran seperti fisika, kimia, dan sebangsanyaa. Tetep aja tapi gw masuk IPA, dan gw masuk kelas o-level (kelas yg penghuninya juara2 olimpiade -.-).. Karena gw sekelas sama ‘the geniuses’ otomatis gw jadi ‘one of the dumbest’ haha.. Nilai o level gw pun pas2an.. Dan bingung bngt mau pilih jurusan apa buat kuliah.

Gw dari sd kelas 3 udah kristen, tapi ya gt2 aja, paling greja aja hari minggu, udah gt lngsung pulang. Doa juga kyknya ga pernah doa yg sungguh2 jaman dl. Sampe gw harus nentuin kuliah apa dan dimana.. Gw inget bngt, itu kyknya doa kedua gw yg bener2 gw doain stelah hasil o level gw. Haha.

Gw ga suka bisnis, ga bisa masuk biotech, kedokteran, hukum dan jurusan2 keren2 lainnya. Haha. Jadi sisa jurusan yg kyknya gw mampu ambil adalah perhotelan atau mass communication. Karena kata orng2 perhotelan itu cape bngt dan harus bngt belajar room service. Akhirnya gw pilih mass comm dehh. Jurusan yg kyknya gw bisa dan suka. Haha. Kalo di look back, gw yakin sih Tuhan yg kasih inspirasi buat masuk ke mass comm.

Walopun gw dulu masuk kelas o-level (yg pelajarannya pake inggris semua), tetep aja skill inggris gw masih odong.. haha. gw inget banget dulu temen2 singapore gw suka bingung kalo ngobrol sama gw. dari grammar yg berantakan sampe bbrp kata inggris gw salah pronounce. Nah, kalo ngomong aja ga gt becus, apalagi skill writing gw.. odong bener dehh. haha.. Tapi seiring berjalannya waktu, gw belajar dan berdoa supaya inggris gw ga odong2 amat.. Secara, gw ambil mass comm, banyak bener deh ngomong sama nulisnya.. haha.. Puji Tuhan, inggris gw makin lama pun makin membaik.. dan skrng pun gw bisa emcee pake bahasa inggris, dan salah satu tulisan gw pun layak untuk di featured di salah satu website indo yg berbasis bahasa inggris. *Walopun gw sadar gw masih butuh banyak improvement. hehe*

Semasa kuliah, Kita selalu dapet 3 bulan liburan setiap tahunnya. Biasanya temen2 kuliah gw ambil internship. Karena singapore terkenal dngn ‘kiasunism.nya’, gw jadi ikut2an mau internship. katanya dngn internship, pasti lebih bisa dapet kerja setelah kita lulus dsb. Gw bingung abis waktu itu, soalnya gw ga mungkin intern di singapore (karena student dari private-uni) dan intern di company indo butuh 3 bulan full dan harus ada letter referral dari uni mereka (this is what i know back then).

Waktu itu, gw ga bisa intern 3 bulan full karena family gw udah arrange untuk trip kluarga. Gw tersisa dngn 2 bulan stengah. It was a confusing moment for me. Tapi Tuhan baik bngt waktu itu, entah gimana, gw di pertemukan dengan satu orang yg somehow bisa masukin gw untuk internship di salah satu media swasta terbesar di Indonesia. Dari sini gw belajar, Tuhan itu super baik banget. Karena seinget gw dulu, gw tuh cuman pengen2 aja, tapi ga kirim resume kemana.. gara2 kepentok mindset ‘kyknya ga ada yg mau terima gw buat 2 bulan aja deh’.. Tiba2 aja gt gw ngobrol sama satu orang ini, dan tiba2 dia yang ‘offer the help, out of no-where’. Kalo Tuhan Yesus itu ibarat cowok.. gw sih bakal jatuh cinta bener dehh. kesannya doi tau bngt gw mau apa. haha.

Seiring berjalannya waktu kuliah, gw pun harus ke amrik waktu itu. Jadi skolah gw ada completion program dimana semua murid harus ke amrik buat semester akhir.. karena di amrik ada studio tv yg lengkap buat kita ujian praktek. biaya ke amrik waktu itu lumayand mahal juga. sekitar USD 5000 dollar buat 2 bulan (ini udah di subsidi sekolah loh, tapi biaya nya udah all in semua, udah hitung uang jajan juga. hehe). Waktu itu gw bilang bonyok cuman butuh USD 2500 aja.. Ceritanya gw mau mandiri dan cari uang sendiri buat trip kali ini..

Akhirnya gw part time 6 bulan di toko batik di singapore.. sebisa mungkin, kalo gw ada hari kosong, gw akan part time. Tapi ternyata, uang part time gw pun ga nutup biaya USD 2500.. bingung bngt dulu.. ya kali masa gw minta lagi sama bonyok.. malu benerr.. ~.~`.. Dan di situasi mendesak itu pun, gw berdoa lagii.. Nahh, tiba2 aja nii gw dapet telpon dr temen gw kalo dia ada sejumlah uang buat gw.. Shock abiss!!

Gw tanya itu uang darimana? Ternyata, dulu gw pernah refer salah satu temen gw yg lain ke orang ini (yg adalah property agent). Jadi si temen gw ini tuh beli rumah dari si orang inii.. dan gw dapet referral fee! Yg ternyata referral fee.nya cukupppp bngttt buat tutup sisa biaya gw ke amrik.. Gilaa.. amazing bngt gag sih?? dan uang itu dateng di saat yg tepat.. uang itu dateng pas seminggu sebelum gw harus bayar uang amrik gw ini.. dan di event ini gw belajar, kalo Tuhan itu provider gw..

Setelah lulus dan kerja, gw pun sempet galau2 ga jelas soal karir gw.. ups and down gw jalanin bersama Tuhan.. sempet bngt gw pikir Tuhan ‘diem-in’ gw.. tapi ternyata ‘He is moulding me in His silence’.. gw belajar untuk sabar dan percaya dan hang-on aja sama diaa.. Banyak bngt dehh.. yg gw ga bisa ceritain satu2..

Setelah kerja di singapore hampir 3 tahun + freelance2 juga di tengah kerjaan full time gw.. Akhirnya gw memutuskan untuk quit kerja untuk belajar mandarin.. Sebenernya gw tuh udah doa-in ini dari tahun lalu karena gw berasa gw ga akan berkembang di dunia shipping, dan kyknya gw butuh belajar mandarin (yg katanya bakal menggantikan bahasa inggris sebagai bahasa internasional pertama). Tapi karena dulu gw masih bnyk consideration, gw delay terus.. sambil berdoa apakah gw harus belajar bahasa baru..

3 Hari sebelum gw last day, gw ke greja.. Saat itu gw duduk di belakang sambil males2an dan ngantuk.. haha.. Tiba2 datanglah seorang pendeta ausi untuk khotbah.. Gw memaksakan diri banget untuk dengerin dia. dari ngantuk,  tiba2 khotbah dia jadi bagus.. haha.. gw pun dngerin dia terus jadinyaa.. Inti dari khotbah dia adalah ‘Enjoy the process, dont focus on the outcome’. Gw ngerasa firmannya buat gw banget saat itu. Akhirnya si pendeta ini pun panggil kita untuk altar call (panggil orang2 kedepan buat di doain). Gw tuh cukup males sebenernya sama altar call, karena gw ga pernah dapet sesuatu yg kesannya ‘spektakuler’ gt. Dan gw pikir, paling gw di doain yg general aja. Tapi saat itu gw pikir, yaudahlahh.. Just give it one more time for this altar call thingy..

Si pendeta ini pun mulai doain orang2 lain, dia doainnya cepet bngt, kesannya kyk asal lewat gt yg cuman ngomong 1 kata aja ke setiap orang walaupun dia sempet doa yg panjang juga buat bbrp orng.. Nah, pas giliran gw.. Gw udah mikir, kyknya gw bakal di bilangin ‘be faitfhful’ atau apalah gt yg general2 aja..

Tiba2 dia diem bentar pas giliran gw, dan tiba2 doain gw gini, ‘Lord, you give her more vocabularies and a new language. Make her good in her communication skills. She will communicate with many people and you will use her mightily. She will teach, she will preach..’ ya kira2 begitulahh.. gw ga gt inget exactly dia ngomong apa.. Tapi itu jaw-dropping moment banget mannn!! gw sampe nangis2 ga jelas after thatt.. gw ga pernah nyangka gw dapet confirmation yg kyk gt..

Gw beneran ga kenal ini pendeta siapa, dia siapa, dari gereja mana, dll. Ajaib bngt ga sih Tuhan???

Buat yg mungkin bertanya kenapa gw belajar mandarinnya skrng.. Ya mungkin karena emang Tuhan suruhnya skrng..? haha.. gw juga beneran ga tau dehh tar gw di taipei gimana.. apakah gw bisa pulang langsung cas cis cuss.. atau Tuhan mau kasih gw pelajaran hidup, atau ketemu orang2 yg nanti.nya berpengaruh di hidup gw.. serius.. gw ga tauu.. Tapi yaa.. mudah2an aja gw pulang beneran bisa improve mandarinnya dan bs gw pakai nantinyaa.. aminnn.. hehe..

Di event yg satu ini, gw belajar kalo Tuhan itu Tuhan yg setia dan tepat waktu. Dia setia buat jawab2in semua kebingungan gw.. dan tepat waktu bener (alias mepet klo kata gw) hahaha.. Gimana ga ‘tepat waktu’. Dia kasih gw internship job bbrp hari sebelum gw start liburan, di kasih gw uang yg cukup buat ke amrik pas seminggu sebelum jatuh tempo, dan dia jawab doa gw yg ini 3 hari sebelum gw last day kerja.. amazing ya??

Kalo gw inget2 semua ini, kayaknya ga layak yahh gw khawatir akan masa depan..  *walopun pasti yg namanya manusia pasti kepikiran sih yaa.. hehe*

Well, yg gw mau sharing disni, kalo mungkin ada temen2 yg lagi galau2 ttng hidup, uang, karir, jodoh, kesehatan, keluarga, dll. Rest assured that God is able to tackle all things.. Rest assured that God is a faithful God who will never forsake you, and will fulfil all your needs. Just pray, seek him more and more and hang in there! =)

But seek first His kingdom and His righteousness, and all these things will be given to you as well

Matthew 6:33